Info Ta'lim

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 09 Agustus 2012

Kaidah dalam Mengubah Ciptaan Allah



Pertanyaan
Ana belum lama mempelajari manhaj ahlussunnah wal jamaah. Ana mau tanya, apakah boleh memakai kawat gigi jika gigi tersebut mengalami pergeseran dari semula tidak bertumpuk menjadi bertumpuk dan terlihat buruk serta mengganggu proses pengunyahan/pencernaan jika tidak ada pemeliharaan? Mohon Jawabannya. Jazakallohu khairan.
Jawaban
Masalah yang disebutkan oleh penanya adalah hal yang banyak dipertanyakan dengan bentuk-bentuk yang serupa, seperti mengubah alis, operasi bibir sumbing, atau operasi kulit.
Kaidah pokok dalam mengukur masalah-masalah di atas adalah:
Pertama, mengubah ciptaan Allah pada manusia adalah hal yang diharamkan. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ
“Tiada perubahan pada ciptaan Allah. [Ar-Rûm: 30]
Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Share:

Minggu, 05 Agustus 2012

Qunut Witir


Definisi Qunut

Secara etimologi, qunut bermakna banyak. Ada lebih dari sepuluh makna sebagaimana nukilan Al-Hâfizh Ibnu Hajar, dari Al-Iraqy, dan Ibnul Araby.
Makna-makna tersebut adalah: 
  1. Doa,
  2. Khusyu’,
  3. Ibadah,
  4. Taat,
  5. Pelaksanaan ketaatan,
  6. Penetapan ibadah kepada Allah,
  7. Diam,
  8. Shalat,
  9. Berdiri,
  10. Lama berdiri, dan 
  11. Kontinu  dalam ketaatan. [Juga ada makna-makna lain yang dapat dilihat dalam Tafsir Al-Qurthuby 2/1022, Mufradât Al-Qur`ân hal. 428 karya Al-Ashbahâny, dan lain-lain.]
Adapun secara terminologi, qunut bermakna seperti yang disebutkan oleh Al-Hâfizh Ibnu Hajr Al-Asqalâny rahimahullâh, “Doa dalam shalat pada tempat khusus dalam keadaan berdiri.” [Bacalah Fathul Bâry 2/490.]
Makna secara terminologi inilah yang diinginkan oleh para ulama fiqih dan kebanyakan ulama lain dalam buku-buku mereka. [Lihatlah Zâdul Ma’ad 1/283 karya Ibnul Qayyim.]
Share:

Download Kajian: Pembahasan Zakat Fitri


Silahkan mengunduh rekaman Pembahasan Zakat Fitri:
  1. Pembahasan Zakat Fitri
  2. Pembahasan Zakat Fitri
Share:

Definisi Lailatul Qadr


Frasa lailatul qadr terdiri dari dua kata, yaitu kata laila dan kata al-qadr. [Uraian makna lailatul qadr secara bahasa, yang akan kami sebutkan, terangkum dari Lisanul ‘Arab karya Ibnu Manzhur, Mu’jam Maqâ`is Al-Lughah karya Ibnu Faris,Taji Al-‘Arus karya Az-Zabidy, Al-Mufradat karya Ar-Raghib Al-Ashbahâny, Kasyful Litsam Syarh ‘Umdatul Ahkâm 4/26-27 karya As-Safariny, dan selainnya. Baca jugalah Lailatul Qadr hal. 11-12 karya Muhammad Shabbah Manshur dan Suthû’ Al-Badr bi Fadhâ`il Lailatil Qadr hal. 9-11 karya Ibrahim Al-Hazimy. ]
Laila berarti malam hari. Dalam bahasa Arab, penggunaan kata malam hari bermula dari terbenamnya matahari hingga terbitnya fajar subuh.
Terkadang, dalam bahasa Arab, kata malam hari digunakan terhadap malam hari bersama siangnya, demikian pula sebaliknya bahwa kata siang hari kadang dimaksudkan dengan siang hari bersama malamnya sebagaimana digunakan dalam Al-Qur`an pada kisah Nabi Zakariya bahwa AllahSubhânahu wa Ta’âlâ berfirman,
Share:

Waktu Sekarang

Anak Sholeh+

Facebook

Diberdayakan oleh Blogger.

Ads 468x60px

Followers

Social Icons

twitterfacebookgoogle plusstumble uponsound cloud
IP

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service

Random Posts